Mei 24, 2026
IMG-20240107-WA0006

Anak Pramuka SMA N 1 Amarasi (Smansa Amarasi), di Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang melakukan kegiatan Perjusami (perkemahan Jumat, Sabtu, Minggu) dalam rangka ingin melantik kacu dan bantara di nekmese pada 24 – 26 November 2023 lalu.

Dalam perjalanan ke sana yang ingin dilantik Bantara hanya berjalan kaki ke sana (lintas alam) sedangkan yang ingin dilantik kacu menggunakan kendaraan dan ditemani oleh pembina Pramuka SMA N 1 AMARASI, Bunda Etni Kapitan.

Setibanya penegak kacu di Nekmese, kami membagi tugas (yang lain mencari kayu bakar untuk masak, dan yang lain membuat tenda).

Julens Amnunuh (Penulis).

Beberapa saat kemudian para siswa yang ingin dilantik Bantara tiba di tempat tujuan dan mereka dipersilahkan untuk beristirahat. Setelah beristirahat kami semua dipersilahkan untuk makan bersama.

Setelah makan bersama selesai kami pun bermain game untuk memperkenalkan diri (sambil menunggu senior lain datang ke lokasi untuk membawakan materi).

Setibanya senior di lokasi mereka di persilahkan untuk membawakan materi-materi dalam Pramuka. Selesai dari itu kami pun dipersilahkan untuk tidur.

Tetapi pada malam pukul 00:00 saya mendengar peluit berbunyi tetapi hanya siswa yang ingin dilantik Bantara yang di persilahkan untuk Bangun.

Tetapi pada saat peluit itu bunyi saya pun juga ikut kaget dan saya tidak bisa tidur lagi.Tapi saya bersyukur Karena saya dapat melihat proses pelantikan.

Sebelum pelantikan dimulai mereka dibawa ke kuburan (Jurit malam). Mereka di bawah oleh kaka-kaka senior.

Menjelang beberapa menit saya mendengarkan suara teriakkan. Saya bertanya dalam hati saya, siapa yang teriak itu, dan menggapa ia teriak?. Sepulangnya mereka dari jurit malam mereka dilantik Bantara dan mereka sudah resmi menjadi penegak Bantara.

Setelah dilantik mereka tidak lagi tidur (bersama saya tapi tidak di ketahui oleh mereka).

Paginya pada pukul 05:00 peluit pun berbunyi tanda mau senam pagi ketika saya pergi saya pun sedikit terlambat dan saya pun mendapatkan hukuman lompat katak sampai ke barisan.

Setelah habis senam kami pun makan pagi untuk mempersiapkan diri Lintas alam (bagi yang ingin dilantik kacu).

Setelah selesai makan kami berdiri sesuai sanggah yang telah dibagi menjadi 3 bagian, dan saya ada di sanggah 1. Sebelum jalan kami di beri tugas membuat yel-yel per sanggah wajib 5.

Kami langsung bergegas untuk melakukan lintas alam.

Pada pos pertama kami (sanggah 1) terlambat dan disuruh untuk merayap sampai ke pos pertama.

Setibanya di pos pertama kami menerima materi dan juga mendapatkan hadiah, di gosok lipstik di wajah. Setelah selesai kami pun bergegas ke pos ke dua.

Setibanya di pos kedua kami seperti biasa menerima materi dan juga mendapatkan hadiah lagi yaitu lumpur hitam untuk di gosok ke muka. Setelah itu kami bergegas ke pos ketiga.

Setibanya di pos ketiga suasananya berendam di dalam air sambil menerima materi yang dikasih oleh penegak Bantara. Setelah diberikan materi kami pun mendapatkan hadiah permen tetapi cuma 1 dan permen itu harus dihabiskan oleh kami semua (6 orang). Setelah itu kami pun lanjut ke pos berikut.

Setelah menempuh perjalan yang panjang akhirnya kami sampai ke pos keempat. Setibanya di sana kami disuruh untuk berendam di air yang sedikit kotor. Setelah berendam kami langsung menerima materi dan mendapatkan hadiah yang sama seperti pos ketiga. Dan kami melanjutkan ke pos berikutnya.

Setibanya di pos kelima kami langsung mendapatkan hadiah lumpur putih yang digosok ke muka. Setelah itu kami menerima materi. Dan lanjut ke pos berikutnya

Setibanya di pos keenam kami salah melapor dan kami langsung disuruh berendam di air yang lumutnya sangat-sangat banyak dan hadiahnya adalah garam yang digosok ke tempe tetapi dimasukan ke mulut secara bergiliran. Setelah itu kami menerima materi. Sesudah menerima materi kami lanjut ke pos berikutnya tetapi sebelum itu kami disuruh berendam lagi.

Setelah sampainya di pos ketujuh kami menerima materi dan mendapatkan hadiah gula-gula lagi. Dan kami melanjutkan ke tempat perkemahan.

Tujuh pos yang kami lalui total :

– push up sebanyak 500 lebih.

-kena pukul di perut 23 kali.

-di tampar 15 kali.

Tetapi pukulan dan tamparan itu sebenarnya tidak sakit sama sekali.

Setibanya di sana kami pun istirahat tapi kami kaget sudah sekitar 10 lebih senior yang hadir ke perkemahan kami.

Sesudah semua sanggah sampai ke tempat perkemahan kami makan bersama dan ketika selesai kami mempresentasikan yel-yel yang kami buat sendiri.

Setelah itu kami bermain begitu banyak games yang seru!!!

Ketika malam kami menerima materi lagi dan makan malam bersama seperti biasa. Pada pukul 00:00 kami pun dibangunkan oleh peluit tanda untuk jurit malam (yang ingin di Lantik kacu) kami pun terbangun tetapi sebelum jurit malam mata kami ditutup oleh kacu dan kami membawa lilin untuk menemani kami sebelum itu kami merasakan tendangan yang tepat mengenai dada kami para laki-laki.

Para penegak kacu membawa kami ke sebuah tempat yang tidak saya ketahui lokasi tepat tersebut dan menyuruh kami duduk sekitar 30menit lamanya.

Ketika selesai dari situ kami juga mendengar renungan tetapi mata kami masih ditutup. Pada saat selesai mata kami dibuka dan kami menyalakan api unggun tanda pelantikan segera dimulai. Pelantikan yang begitu indah di bawah bulan yang menyinari kami semua.

Setelah habis kami pun dilantik secara resmi oleh pembina Bunda Etni. Setelah dilantik kami pun sangat gembira dan kami dipersilahkan untuk tidur kembali.

Ketika pukul 05:00 seperti biasa peluit di bunyikan untum senam pagi. Setelah senam kami pun masak dan makan bersama serta mempersiapkan barang-barang untuk pulang ke Gudep. Dan kami pun pulang dengan selamat.

MARI SEMUA KITA IKUT PRAMUKA UNTUK MELATIH MENTAL KITA, MEMCARI PENGALAMAN, SALING MEMAAFKAN DAN MASIH BANYAK LAGI HAL-HAL BARU YANG AKAN DIDAPATKAN.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *